Archive for March, 2012

Javier Zanetti : Inter Tampil Luar Biasa

Juventus sukses mengalahkan Inter Milan dengan skor 2 – 0 saat berlaga di Juventus Arena dini hari tadi dalam kelanjutan serie – A liga Italia. Kekalahan tersebut membuat Javier Zanetti kecewa karena tidak dapat hasil yang memuaskan setelah mereka bermain sangat bagus di 45 menit babak pertama.

Anak – anak asuhan Claudio Ranieri terus menekan sehingga cukup merepotkan barisan pertahanan tim tuan rumah di babak pertama. Berkali – kali mendapatkan peluang namun mereka belum biasa memaksimalkan kesempatan yang ada untuk mengubahnya menjadi sebuah gol.

“Inter tampil luar biasa di babak pertama. Kami mampu melakukan ini di stadion pribadi Juventus, di tempat di mana mereka masih tak terkalahkan.” ungkap Zanetti kepada salah satu media masa.

“Kami tahu bisa memberikan mereka masalah, tapi kami tidak beruntung untuk memaksimalkannya, Kami juga memulai babak kedua dengan cukup baik, tapi gol Juventus memberikan efek buruk.”

Ajax Terus Hantui AZ Alkmaar Setelah Menumbangkan PSV

Belaga di Amsterdam Arena kemarin malam, Ajax Amsterdam berhasil meraih poin penuh setelah mengalahkan PSV Eindhoven dengan skor 2 – 0 dalam kelanjutan liga Belanda. Tambahan tiga poin tersebut membuat tim besutan Frank De Boer menempel ketat AZ Alkmaar yang menduduki posisi teratas dalam klasemen sementara.

Saat ini Ajax mengoleksi 55 poin dan berselisih satu poin dengan sang pemimpin klasemen. Bagi PSV Eindhoven kalahnya mereka dalam laga tersebut sangat merugikan. Pasalnya mereka gagal naik ke peringkat tiga dan menggeser FC Twente yang menduduki posisi tersebut. Yang terpenting adalah kesempatan mereka untuk menjadi juara liga di musim ini sangat tipis.

Meski tampil menekan sejak awal laga, Ajax gagal memaksimalkan peluang untuk unggul ketika babak pertama rampung. Pertahanan PSV terlalu kuat untuk ditembus.

Namun di babak kedua, gawang Tyton akhirnya jebol. Adalah Ismail Aissatti yang menjebol gawangnya lewat tendangan keras usai mendapat sodoran bola dari Cristian Eriksen di menit 57.

Tak berselang lama, tepatnya lima menit kemudian, Ajax memperbesar keunggulan mereka setelah Siam de Jong melesakkan bola ke gawang dari titik putih penalti, menyusul pelanggaran yang dilakukan Marcelo kepada Aissati.

PSV berusaha menekan balik. Wijnaldum nyaris memperkecil ketertinggalan di menit 72 lewat tendangannya. Namun penjaga gawang Ajax berhasil memblok bola.

Sepuluh menit terakhir laga di Amsterdam Arena berjalan monoton. Hal ini menguntungkan Ajax sehingga kemenangan dengan skor 2-0 bisa dipertahankan.

Catania Menang Tipis Dari Lazio

Berlaga di Stadio Angelo Massimino kemarin malam, Catania sukses menumbangkan Lazio dengan skor tipis 1 – 0 dalam kelanjutan serie – A liga Italia. Walaupun kalah dari tim besutan Vincenzo Montella, Lazio masih menghuni posisi ke tiga namun mereka gagal untuk menjauhi Naopli dan Udinese yang berada di urutan ke 4 dan ke 5 klasemen sementara dengan berselisih satu poin saja.

Tampil di depan ribuan para pendukungnya, Catania bermain sangat baik dalam pertandingan tersebut. Tim tuan rumah mendominasi jalannya laga tadi malam dan terus menekan barisan pertahanan tim tamu. Tim yang di arsiteki Montella berhasil mendapat peluang terlebih dahulu lewat sundulan Alejandro Gomez, sayangnya arah bola masih jauh dari sasaran.

Gonzalo Bergessio nyaris membuat tuan rumah unggul di pertengahan babak pertama. Ia menyambut umpan Mariano Izco, tapi tandukannya menerpa mistar. Serangan catania semakin gencar, membuat penjaga gawang Federico Marchetti harus berjibaku. Salah satunya ketika menepis tembakan Izco dari jarak 30 meter.

Lazio nyaris unggul lebih dulu menit-menit akhir babak pertama, ketika tandukan jarak dekat Andrea Diaz diselamatkan penjaga gawang Juan Pablo Carrizo.

Di babak kedua, Antonio Candreva mengirim umpan ke Hernanes di kotak pinalti, tapi bole lebih dulu diselamatkan Carrizo.

Lazio juga membuang peluang emas di menit ke-71. Christian Brocchi melihat Klose berdiri bebas di daerah jatung. Ia mengirim umpan matang, dan Klose menyambut dengan tembakan, tapi bola menerpa mistar.

Setelah melewatkan beberapa kesempatan dan asik menyerang, tim asuhan Edoardo Reja malah kecolongan. Nicola Legrottaglie berhasil menyarangkan si kulit bundar dan memaksa Federico Marchetti memungut bola di dalam gawangnya sendiri pada menit ke – 80.

Lazio menjadi lebih berbahaya ketika laga memasuki menit-menit akhir. Sundulan Ledesma juga menerpa mistar, dan terakhir Lodi membelokan bola Mauri.

PSV Eindhoven Menang Telak

Berlaga di Philips Stadion kemarin malam, PSV Eindhoven berhasil mengalahkan SC Heerenveen dengan skor telak 5 – 1 dalam kelanjutan Liga Belanda. Tim yang di arsiteki Fred Rutten berhasil mencetak gol cepat ketika pertandingan baru berjalan lima menit dan empat gol lagi tercipta di babak kedua.

PSV Eindhoven yang bertindak sebagai tuan rumah langsung tampil agresif ketika peluit kick off babak pertama dibunyikan. Mereka langsung menyerang dan menekan barisan pertahanan lawan. Usaha yang dilakukan anak – anak asuhan rutten membuahkan hasil ketika pertandingan baru berjalan lima menit. Tuan rumah unggul 1 – 0 lewat gol yang diciptakan Ola Toivonen.

Setelah gol tersebut, Heerenveen pun ngotot untuk mengejar ketertinggalannya sedangkan tim tuan rumah ingin memperbesar keunggulannya, saling serang pun sudah tidak bisa dihindari. Namun sangat di sayangkan sampai waktu turun minum skor tidak berubah dan masih bertahan 1 – 0.

Di babak kedua tim tamu sempat menyamakan kedudukan pada menit ke – 5 1 lewat gol yang diciptakan oleh Viktor Elm. Pihak tim tuan rumah tidak tinggal diam setelah Heerenveen berhasil menyarangkan bola ke gawang yang di kawal Tyton. Mereka malah semakin menjadi -jadi dan bersemangat untuk mememangkan pertandingan tersebut.

Buktinya empat gol balasan tercipta dengan Mertens mencetak gol pertama di menit 57, sebelum kemudian ditambah oleh Orlando Engelaar di menit 72.

Mertens menambah lagi koleksi golnya di laga ini di menit 75 sebelum Memphis Depay memastikan keunggulan tuan rumah di menit 85. Skor 5-1 akhirnya menjadi hasil akhir laga.

Capello Tak Akan Tukangi Klub Italia

Mantan arsitek Timnas Inggris ( Fabio Capello ) banyak dihubungkan dengan klub – klub Eropa. Sempat juga terdengar kalau Inter ingin memakai jasanya untuk menukangi tim tersebut jika boss klub tersebut sudah memecat Claudio Ranieri. Saat isu seputar keterkaitannya dengan klub asal Italia, pelatih berusia 65 tahun ini langsung menegaskan bahwa ia tak akan tangani klub Italia.

“Sebuah kehormatan bekerja untuk timnas, tapi saya tak akan menutup kemungkinan melatih klub lagi, meski sekarang lebih menikmati masa liburan. Tapi saya bisa katakan 100 persen tidak akan kembali ke bench di Italia,” tegasnya.

Sebelumnya, Don Fabio pernah merebut scudetto bersama Milan dan Juventus, yang kini kembali bersaing memperebutkan mahkota Serie A Italia. Apa pendapat Don Fabio?

“Ini akan menjadi persaingan antara Juventus dan Milan hingga akhir. Putaran berikut di Liga Champions menjadi krusial untuk Rossoneri, tapi mungkin saya merasa Real Madrid dan Barcelona ada di depan.”