Archive for June, 2012

Lukas Podolski : Inggris Bukan Masalah Buat Jerman

Jerman yang masuk ke babak semi final setelah mengalahkan Yunani dengan skor 4 – 2 beberapa hari lalu masih menunggu hasil pertandingan antara Inggris melawan Italia. Menurut Podolski Jika The Three Lions berhasil memenangkan laga yang berlangsung dini hari besok, hal ini bukanlah menjadi masalah besar buat Der Panzer.

“Kami merasa percaya diri dan bermain dengan baik. Bisa mencetak empat gol dalam laga perempat-final menghadapi tim hebat seperti Yunani [adalah hasil yang] sangat bagus,” cetus Podolski kepada salah satu media masa.

“Bisa jadi selanjutnya kami akan menghadapi Inggris, dan jika itu yang terjadi bukanlah masalah. Kini kami ingin melangkah ke final.”

Jerman mempunyai catatan yang sangat baik sewaktu berada di B dan berhasil melangkah ke perempat final dengan angka sempurna setelah mengalahkan Portugal, Denmark dan Belanda di babak penyisihan.

Xabi Alonso Tak Sabar Ingin Jumpa CR7 Di Semi Final

Spanyol yang sukses membenamkan Prancis dengan skor 2 – 0 dini hari tadi akan berhadapan dengan Portugal di babak semi final EURO 2012. Dalam laga tersebut kedua pemain milik Real Madird akan saling bertemu namun kali ini bukan sebagai rekan satu tim melainkan sebagai lawan, Xabi Alonso pun sudah tak sabar ingin segera berjumpa Cristiano Ronaldo di pertandingan itu.

“Kami tahu benar [kemampuan] Ronaldo,” ujar Xabi Alonos kepada salah satu media masa setelah laga berakhir.

“Kami tidak terkejut dengan level permainannya karena dia tampil seperti itu sepanjang tahun. Kunci [menghadapi Portugal] adalah bermain seperti yang kami lakukan hari ini.”

“Kami sadar pada titik ini setiap laga adalah pertandingan hidup mati. Kami tidak memiliki banyak peluang tapi kami menampilkan permainan yang bagus dan kami sangat puas.”

Dick Advocaat : Kami Telah Bekerja Keras

Rusia yang hanya membutuhkan hasil imbang di pertandingan terakhir babak penyisihan grup A EURO 2012 dan di prediksikan akan lolo ke perempat final malah harus menerima kenyataan pahit. Mereka berhasil di kalahkan Yunani dengan skor 1 – 0 pada laga dini hari tadi yang berlangsung di Stadion Narodowy. Skuad asuhan Fernando Santos berhak melaju ke level yang lebih tinggi berkat keunggulan head to head.

“Kami bermain cukup baik, menekan ke depan tapi tim lain bertahan dengan baik. Saya pikir kami bermain sangat bagus di babak pertama,” kata Advocaat usai laga.

“Tapi kami juga respek terhadap Yunani, yang sulit ditaklukkan di babak kedua,” lanjut pelatih yang akan menukangi klub Eredivisie Belanda PSV musim depan.

“Saya tak begitu tertarik dengan apa yang dikatakan orang tentang saya. Staf saya bekerja keras, kami tak terkalahkan di 16 laga sebelimnya.

“Kami tidak beruntung. Kami seharusnya menang, tapi inilah sepakbola jadi selamat kepada Yunani,” Advocaat mengakhiri.

Ceko Tembus Perempat Final EURO 2012

Berlaga di Stadion Miejski dini hari tadi, Republik Ceko berhasil mengalahkan Polandia dengan skor tipis 1 – 0 di pertandingan terakhir babak penyisihan grup A EURO 2012. Gol satu – satunya yang tercipta di laga tersebut di ciptakan oleh Petr Jirácek dipertengahan babak kedua. Dengan hasil ini skuad asuhan Michal Bilek berhak maju ke perempat final sedangkan Robert Lewandowski dkk hanya menjadi penonton hingga kompetisi selesai.

Republik Ceko harus menyesuaikan diri dalam pertandingan tersebut karena Tomas Rosicky tidak dapat terlihat di daftar susunan pemain. Polandia yang menargetkan kemenangan dalam laga ini juga langsung tampil menyerang ketik wasit sudah meniup peluit kick off babak pertama.

Polandia hampir saja unggul cepat ketika laga baru berjalan tiga menit, tendangan Obraiak membuat kemelut di depan gawang Petr Cech. Sayangnya Dudka gagal memanfaatkan keadaan yang ada karena sepakannya malah melenceng.

Republik Ceko pun langsung membalasnya, Theodore Gebre-Selassie langsung mengirimkan umpan ke dalam kotak pinalti dan Pilar yang berada di sana gagal mengkonversi peluang tersebut menjadi sebuah gol karena tendangannya masih melambug tinggi.

Memang terlihat jelas Ceko kesulitan untuk mengkreasikan serangannya tanpa kehadiran Rosicky, namun armada Michal Bilek terus berusaha menampilkan yang terbaik. Tim tuan rumah pun tampak memikul beban berat dan selalu tergesa – gesa sehingga mereka selalu gagal memaksimalkan peluang yang di milikinya.

Di menit ke – 36, Milan Baros yang lepas dari perangkap off side gagal merubah kedudukan karena umpan cantik dari Plasil terbuang sia – sia. kedua belah pihak saling serang dan sama – sama mencoba melakukan tembakan dari luar kotak pinalti. Hingga waktu turun minum skor kacamata pun masih tetap bertahan.

Usai jeda permainan Ceko meningkat drastis, mereka terus menekan tuan rumah. Sepertinya Michal Bilek sudah dapat membaca permainan Polandia dan menginstruksikan pasukannya untuk menguasai lini tengah sehingga Robert Lewandowski tidak mendapatkan supply bola.

Barisan pertahanan Polandia dan penjaga gawang Przemyslaw Tyton harus ekstra bekerja keras untuk meredam serangan yang dilakukan Milan Baros dkk. Setelah sempat bertahan cukup lama akhirnya Ceko berhasil unggul terlebih dahulu, Petr Jiracek yang menerima umpan dari Baros tidak langsung melepaskan tembakannya. Ia mengecoh satu pemain belakang tuan rumah sebelum menaklukan Tyton.

Franciszek Smuda, melakukan beberapa pergantian, untuk memperbaiki lini tengahnya. Namun semua itu sia-sia. Kamil Grosicki, misalnya, terlihat gugup dan banyak melakukan kesalahan.

Meski demikian, Polandia memiliki sejumlah peluang untuk menghindari kekalahan. Tapi semua itu terjadi ketika Ceko memutuskan bertahan dalam lima menit terkahir, dan masa injury time, untuk mengamankan kemenangan.

Pirlo Lebih Baik Dari Xavi

Italia akan menghadapi Spanyol nanti malam di laga pembuka grup C EURO 2012. Andrea Pirlo dan Xavi Hernandez akan bertemu di pertandingan tersebut dan banyak yang menyakini akan terjadi pertempuran hebat di lini tengah karena kedua pemain itu mempunyai kemampuan dan pengalaman yang cukup banyak.

Tapi Luisito Suarez punya pandangan sendiri mengenai kedua pemain tersebut.Legenda sepakbola Spanyol ini berpendapat walaupun mereka punya skill dan pengalaman namun pasti ada yang berbeda dan ada yang lebih baik dari mereka.

“Keduanya adalah dua pemain dengan kemampuan mengambil posisi yang baik dan tahu bagaimana mengambil momen yang tepat untuk mulai bergerak,” ujar Suarez.

“Mereka berdua punya pengalaman dan teknik. Keduanya juga pemain yang mirip, tapi dari sudut pandang saya, Pirlo bisa mengatur jarak, bisa membagi permainan dan mengatur umpan-umpan jauh.”

Xavi, sambung Suarez, jarang melakukan kesalahan dalam mengumpan karena lebih memainkan bola dari kaki ke kaki dengan jarak pendek.

“Jadi risiko melakukan kesalahan kecil. Sementara Andrea lebih sering memainkan umpan-umpan yang sulit dan hal itu membuka peluang terjadinya kesalahan,” lanjut Suarez.

“Tapi pada akhirnya, saya menilai Pirlo adalah pemain yang lebih komplet dari Xavi. Andrea menendang bola jauh lebih baik, dan hal itu menjelaskan mengapa dia bisa mencetak gol lewat tendangan bebas lebih baik dan mencetak gol lebih banyak.”

“Dia juga pandai dalam melakukan tekel, sementara Xavi lebih ringan dan menggunakan posisinya untuk bertahan.”

“Jika kedua pemain berganti tim, keduanya akan tetap memberikan kontribusi yang bagus, tapi Catalan sepertinya dibentuk untuk bermain bagi Barcelona dan Spanyol. Pirlo lebih bisa beradaptasi dan bisa mempercepat permainan rekan-rekannya. Karena itulah saya meyakini Pirlo lebih penting bagi Cesare Prandelli ketimbang Xavi untuk Vicente Del Bosque,” tutupnya.